Image captions

Inovasi merupakan kunci agar kita dapat meraih kemajuan demikian diungkapkan oleh Gubernur Kalimantan Barat Sitarmiji SH, M.Hum dalam kegiatan temu ilmiah yang mengusung tema “Inovasi, Kemandirian Daerah dan Peran SDM Kelitbangan di Era Revolusi Industri 4.0.”

Kegiatan temu ilmiah tersebut diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat di Hotel Ibis Pontianak pada hari Rabu, tanggal 20 November 2019 yang juga dirangkaikan dengan pengukuhan Himpunan Peneliti Provinsi Kalimantan Barat (Himpenindo).  Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur baik dari unsur Universitas, Badan Eksekutif Mahasiswa, Instansi Vertikal maupun Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten/Kota yang membidangi Kelitbangan, OPD Provinsi termasuk di dalamnya Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat. Pembicara dalam Kegiatan tersebut yaitu Gubernur Kalimantan Barat (Keynote Speaker), Ketua Himpenindo Pusat, Kepala LIPI, Ketua Himpenindo Cabang Kalbar, Kepala Balibang Kalbar dan sebagai moderator Prof. Dr. Edy Suratman, MA.

Berbagai hal disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Barat yang perlu penelitian yang melahirkan inovasi sebagai pemecahan masalah mulai dari permasalahan kratom, air bersih, desa  mandiri, keakuratan data serta permasalahan lainnya . Disamping itu juga disinggung masalah pelayanan yang pada tahun lalu  banyak OPD Provinsi Kalimantan Barat masih belum masuk  dalam zona hijau dan diharapkan kepala OPD dapat melakukan upaya-upaya agar tahun 2019 menjadi lebih baik dan masuk dalam zona hijau.

Dalam kesempatan terpisah Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat Bapak  Drs. H Manto, M.Si mengatakan, ”Sejalan dengan harapan yang disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Barat, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat telah membuat suatu inovasi pelayanan dengan melahirkan Aplikasi Pelayanan Terminal Bis Terpadu (TERBIT).  Aplikasi TERBIT merupakan suatu bentuk pelayanan yang dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan informasi terhadap moda angkutan bis di Kalimantan Barat, baik berkaitan dengan Jadwal keberangkatan, Trayek Bis, tempat pemberhentian istirahat Bis, No Pol Bis sesuai trayek, Nama Perusahaan Bis, nama supir bis sesuai trayek, serta  informasi lainnya. Aplikasi ini akan terus disempurnakan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat“ ungkapnya. Bahkan saya menginginkan masyarakat dapat mengakses informasi perjalanan bis dalam suatu rute secara online sehingga diketahui posisi bis dalam suatu rute/perjalanan, tentunya ini semua memerlukan proses dan waktu karena berkaitan  pihak lain terutama kesiapan perusahaan bis dalam menyiapkan peralatan yang mendukung pada bis“ katanya menutup pembicaraan.  

Melalui kegiatan temu ilmiah tersebut dihasilkan beberapa hal yang berlu mendapat perhatian yaitu pentingnya inovasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta perlunya sinergitas berbagai lembaga baik Universitas maupun lembaga pemerintahan dan swasta untuk memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan di masyarakat. (Hisyamudin/TeamDishub.ProvKalbar)